Showing posts with label Popular. Show all posts
Showing posts with label Popular. Show all posts

Sunday, May 26, 2013

Aksesoris dan Gaya Hidup Wanita

asesoris wanita
Pilih-pilih asesoris
Kadang, sebagai laki-laki, saya selalu bertanya : apa manfaat dan kegunaan asesoris untuk wanita, pentingkah semua itu untuk mereka? Dan bagaimana bisa mereka lebih tertarik memikirkan atau berhalusinasi membeli aneka macam asesoris dibandingkan memikirkan apa yang bisa mereka makan esok hari.

Wanita, gaya, belanja adalah satu lingkaran sempurna, kadangkala perilaku berpenampilan dan berbelanja mereka tak mampu dinalar, mungkin karena mereka melakukan itu semua bukan karena dasar nalar, melainkan dorongan perasaan. Walaupun memang ada juga banyak wanita cerdas yang berhasil menerjemahkan nafsu belanjanya dengan managemen keuangan mereka, sehingga mereka membeli suatu produk yang betul-betul cocok saja.

Bagaimana perawakan wanita cerdas itu? apakah mereka yang kesana-kemari memamerkan tas wanita mereka yang baru?, saya tidak terlalu mengerti, hanya saja menurutku mereka lebih pintar memanfaatkan uang, membandingkan harga saat belanja, menimbang-nimbang apa yang dapat mereka makan setelah puas berbelanja, kecuali tabungan mereka tidak terbatas, ya tak perlu pusing. Hehehehe

Aksesori wanita sebenarnya sudah ada sejak jaman dahulu karena pada kodratnya Wanita dan Perhiasan (aksesoris) merupakan suatu perpaduan yang tidak dapat dipisahkan, dua unsur ini menjadi peranan yang sangat penting dalam perjalanan dan perkembangan suatu karya seni. Begitulah motivasi awal bagaimana para seniman memiliki visi yang baik dalam memandang wanita yang tidak sekedar membawa kecantukan alamiah mereka yang apa adanya.

Seyogyanya aksesoris wanita itu bukan untuk menutupi kecantikan yang sudah ada. Tetapi, justru harus bisa menambah dan memancarkan kecantikan itu sendiri. Oleh sebab itu, setiap orang harus paham aksesoris yang paling tepat dan sesuai dengan karakternya. Tidak setiap orang tampa cocok dengan model aksesori yang sama.

Karena itulah, banyak ragam desain dan ragam model aksesoris wanita untuk tiap pribadi yang berbeda. Kesepadanan antara aksesori dengan si pengguna aksesori menjadi sorotan utama dalam menghasilakn kecantikan yang utuh serta bisa memancarkan aura menarik darik aksesoris wanita pilihan.

Kebutuhan aksesoris wanita begitu penting sehingga seperti menjadi bagian utama dari setiap penampilan. Dari aksesoris yang asli (mahal) hingga imitasi (tiruan da murah), hal tersebut bukan masalah untuk kaum wanita tampil trendi dan nyentrik.

Monday, October 24, 2011

Alamat Palsu aja Udah Enak, Apalagi ....

Kemana kemana kemana
Kuharus mencari kemana
Kekasih tercinta tak tahu rimbanya
Lama tak datang ke rumah
(Alamat Palsu - Ayu Ting Ting)

Begitulah penggalan lagu berjudul Alamat Palsu dengan "joki" Ayu Ting Ting. Sontak Tembang ini beranjak populer entah dikarenakan faktor apa, yang jelas lama-kelamaan lagu dangdut yang asik ini makin sering terdengar olehku, hingga terancam menghafalnya secara tidak sengaja.

ayu ting ting
Ayu Ting Ting (koleksi detik foto)
Banyak orang yang mulai mendengarkannya. Di Malang sendiri, speaker radio tape atau MP3 player menebarkan keindahan dunia dangdut melalui tembang-tembang yang dinyanyikan pemilik slogan Asolole, Sagita! mulai beralih minat. Eksotisme yang terpancar dari lagu dan penampilan Sagita berangsur pudar diserang keyword "Dimana, dimana" milik Ayu Ting Ting.

Dari sebuah lagu dangdut yang diciptakan dan mulai diperdengarkan beberapa tahun lalu, 2011 boleh dibilang tahun hokinya "Alamat Palsu", dia mulai mempengaruhi status FB dengan hadir tanpa terkontrol, mulai menghiasi tema-tema tulisan (banyak juga yang membahas kepopuleran Ayu Ting Ting dengan beragam sudut pandang), bahkan pembicaraan-pembicaraan dalam ruang kuliah pun tak luput dari "Dimana, dimana".

Misalkan ketika pada perkuliahan Komunikasi Antar Budaya yang kuprogram pada semester ini, Alamat Palsu seringkali jadi celetukan, bahkan saking seringnya, statemen tak terkendali akhirnya muncul dari pengempu mata kuliah ini: "Itu masih alamat palsu udah wuenak, apalagi alamat aslinya", Mahasiswa sontak tertawa!.

Sedikit soal Ayu Ting Ting. Pemilik nama asli Ayu Rosmalina ini lahir di Depok 19 tahun yang lalu. Sisipan "Ting Ting" pada nama pop-nya menjelaskan kalau dirinya masih perawan ting ting. Dari beberapa sumber, kuketahui bahwa si Ayu Ting Ting ini tidak senang disawer saat manggung, pun dia tidak senang berjoget ala erotis dan tetap berusaha tampil apa adanya saja.

Dandanan Ayu yang mirip artis-artis Korea (bener gak yah??) bukanlah suatu kesengajaan untuk tampil ikut-ikutan menurutnya. Dari tulisan Oase di Kompas.com, kuketahui akhirnya bahwa Ayu berusaha menyajikan lagu dengan kualitas suara dan kekuatan lirik yang memaksa untuk dilirik, bukan menarik perhatian penggemar dengan mengobral sensualitas tubuhnya yang memang "berkualitas".

Akhirnya, kubuat juga sebuah catatan soal Ayu Ting Ting ini, padahal awalnya tak pernah berniat memberikan komentar pada Mojang yang satu ini. Pelan-pelan "Alamat Palsu" mengajakku jalan beriringan dengan Ayu mengitari ruas jalan di seputar kota Malang, mencari dan mencari!.

Tuesday, October 18, 2011

Menelusuri Sejarah Jeans Levi Strauss dari Saku Kecilnya

Teman-teman, ada hal menarik yang perlu diperhatikan dari busana kita, khususnya bagi pecinta celana jeans yang memperhatikan secara detail ciri atau karakteristiknya. Pernah tidak terlintas di kepala kita kenapa celana jeans selalu ada saku kecil di bagian kanannya?

Sepintas saku kecil ini tak ada fungsinya selain hanya sekadar tempelan untuk menambah aksentuasi gaya pemakainya, atau mungkin merupakan ciri khas celana jeans. Namun, dari saku imut inilah sebenarnya, sejarah celana yang dipopulerkan oleh Levi Strauss tahun 1880 ini dapat ditelusuri, delapan tahun setelah jeans masuk ke Amerika Serikat (AS) tahun 1872.

Pocket Type

Sebagai jenis tekstil, jeans pertama kali dibuat di Genoa, Italia tahun 1560-an. Kain celana ini biasa dipakai oleh angkatan laut. Orang Prancis menyebut celana ini dengan sebutan “bleu de GĂ©nes“, yang berarti biru Genoa. Meski tekstil ini pertama kali diproduksi dan dipakai di Eropa, tetapi sebagai fashion, jeans dipopulerkan di AS oleh Levi Strauss, seorang pemuda berusia dua puluh tahunan yang mengadu peruntungannya ke San Francisco sebagai pedagang pakaian. Ketika itu, AS sedang dilanda demam emas, utamanya di California yang memang terkenal sebagai negeri emas.

Akan tetapi, sampai di California semua barangnya habis terjual, kecuali sebuah tenda yang terbuat dari kain kanvas. Kain kanvas ini dipotongnya dan dibuatnya menjadi beberapa celana yang dijual pada para pekerja tambang emas. Dan ternyata para pekerja menyukainya karena celana buatan Strauss tahan lama dan tak mudah koyak. Merasa mendapat peluang, Strauss menyempurnakan “temuannya” dengan memesan bahan dari Genoa yang disebut “Genes”, yang oleh Strauss diubah menjadi “Blue Jeans“.

Di sinilah para penambang tambah menyukai celana buatan Strauss dan “menobatkan” celana itu sebagai celana resmi para penambang. Para penambang emas itu menyebut celana Strauss dengan sebutan “those pants of Levi`s” atau “Celana Si Levi”. Sebutan inilah yang mengawali merek dagang pertama celana jeans pertama di dunia.

Naluri bisnis Strauss yang tajam membuatnya mengajak pengusaha sukses Jakob Davis untuk bekerja sama, dan pada tahun 1880 kerja sama itu melahirkan pabrik celana jeans pertama. Dan produk desain mereka yang pertama adalah “Levi’s 501“.

Nah, sekarang mari kita kembali pada pertanyaan awal di atas, apa fungsi saku kecil di sebelah kanan, silahkan perhatikan jeans masing-masing, atau milik teman dekat anda. Produk desain pertama memang dikhususkan bagi para penambang emas. Celana ini memiliki 5 saku, 2 di belakang dan 2 di depan, dan 1 saku kecil dalam saku depan sebelah kanan.

Karena diperuntukkan bagi para penambang, saku ini tentu bukan untuk bergaya-ria. Tetapi saku imut-imut ini dirancang untuk menyimpan butiran-butiran emas yang berukuran kecil. Meski kini jeans diproduksi dalam berbagai merek dan bukan hanya untuk para penambang, tetapi saku imut-imut itu masih tetap ada. Tentu saja sekarang fungsinya sekarang tidak lagi digunakan sebagai tempat menyimpan butiran emas.

Jika tak menggunakan saku kecil itu untuk menyipan butiran emas pecinta jeans tentu saja dapat menggunakannya sebagai tempat menyimpan barang-barang kecil, misalkan saja uang receh/kois, atau selembar kertas kecil penting yang memang perlu disisihkan di tempat yang khusus. Semoga postingan ini memberikan manfaat.

Sumber: Kaskus _http://kask.us/7170443
 

Alternative Road Copyright © 2012 -- Template was edited by Cheng Prudjung -- Powered by Blogger