Monday, October 10, 2011

Berlibur ke Jepang yuk!! Ada 10.000 Tiket Pesawat Gratis loh

Gunung Fuji, terlihat sebagai latar.
Jepang pada 11 Maret lalu diguncang oleh musibah Gempa dan Tsunami yang mengakibatkan meledaknya reaktor Nuklir Fukushima Daiichi, mengalami penurunan kunjungan wisata, dari beberapa sumber disebutkan, penurunan kunjungan wisata ke negeri samurai ini mencapai angka 50%.

Kondisi ini tak membuat pemerintah Jepang luput, Jepang berusaha menarik para wisatawan asing untuk kembali meramaikan negeri sakura tersebut, dalam usahanya itu Badan Pariwisata Jepang menyediakan 10.000 tiket pesawat gratis bagi orang asing yang mau datang mengunjungi negeri indah tersebut.

Langkah besar ini menunjukkan bahwa Jepang adalah bangsa yang kuat, berbagai musibah besar dialaminya namun (anggap saja) tak membuat masyarakat Jepang menerima kondisi mereka, usaha dan kerja keras tetap mereka utamakan dibandingkan diam dalam kesedihan akibat bencana demi bencana yang mereka alami. Kurang lebih begitulah pendapat saya ketika membaca berita bahwa Jepang membagikan 10.000 tiket gratis untuk datang ke negeri mereka.

Analisis sederhana saya, Jepang tidak akan rugi karena menggratiskan 10.000 tiket pesawat menuju negara mereka, pendapatan negara ini malah akan bertambah walaupun ada tiket gratis ini, mereka jelas saja memperhitungkan aspek ekonomi lainnya dimana mereka dapat meraup untung untuk menutupi biaya transportasi ini. Misalnya saja, wisatawan asing yang berkunjung akan menginap di hotel, berbelanja, jajan, dan jalan-jalan ke tempat-tempat tertentu, sehingga wisatawan akan banyak menyumbangkan deposit bagi usahawan di Jepang, perhitungan ini sederhana. Atau kita bisa menaksirkan seperti ini, setiap wisatawan asing yang mengejar keindahan atau kebahagiaan berwisata di Jepang menghabiskan berapa dolar, dan kalikan dengan 10.000 saja. (Saya tidak terlalu baik dalam hitungan-hitungan untung rugi :D).

Secara teknis, sebagaimana laporan harian Yomiuri Shimbun, Badan Pariwisata Jepang berencana untuk meminta para calon wisatawan mengirimkan aplikasi online buat penerbangan gratis itu, merinci wilayah Jepang mana yang ingin mereka kunjungi. Badan ini akan memilih para turis yang beruntung, dan meminta mereka untuk menulis laporan tentang perjalanan mereka untuk kemudian akan dipublikasikan di internet.

Pihak berwenang di bidang pariwisata Jepang berharap laporan positif dari para wisatawan tentang pengalaman mereka di Jepang akan membantu meredakan kekhawatiran internasional tentang mengunjungi negara itu, kata harian itu. Program tersebut, yang akan meminta para wisatawan menanggung sendiri biaya lain, seperti akomodasi, diperkirakan mulai April ketika anggaran untuk itu telah disetujui pemerintah.

Menyenangkan juga bisa merencanakan wisata ke Jepang, apalagi kita punya banyak tabungan untuk biaya akomodasi di sana, ohhh tentu sebuah kabar gembira.

Namun, bagi saya yang tentu saja tetap kesulitan untuk mengunjungi Jepang, walaupun ada tiket gratis, tetap menjadikan berita ini sebuah ide cemerlang yang patut jadi referensi pengembangan sektor pariwisata negeri kita. Ingat saja beberapa kejadian-kejadian dalam negeri yang membuat bangsa kita terkesan ngeri untuk menjadi salah satu destinasi pariwitasa dunia, tak banyak yang bisa diperbuat.

Sungguh menyenangkan, dapat membayangkan datang ke Jepang!

4 komentar:

mama rani said...

waaa..jepang? mau!!!! ;D
beberapa hari yang lalu ada teman yg ke Jepang pake Cathay Pacific..harga tiketnya PP 10jt-an.. *deh!!! -_-

tapi ada yg pake Air Asia, pas dapat paket promonya..tiket PPnya 3jt-an..

btw, itu tiket gratisnya one way ya??

TheRoliepolieolie said...

mauuu.....
terus itu ngirim nya gimana.. haa...
*karna gratis jadi semangat...
hahahhaa

Cheng Prudjung said...

@ all :: saya belum dapt info lebih lengkap nya ne, masih ngejar info yg lebih jelas juga...

kl dapat, share disni y :D

Anonymous said...

kasi tau perkembangan infonya ya mas, kepengen pula ke sana.

Post a Comment

Jangan lupa meninggalkan komentar ya.... (Tolong jgn berkomentar sebagai Anonymous)

 

Alternative Road Copyright © 2012 -- Template was edited by Cheng Prudjung -- Powered by Blogger