Thursday, October 28, 2010

Pujon Hasilkan Susu Sapi Segar 100 Ton Per Hari

Peternah sedang memerah sapi (sumber: Disini)
Tak disangka, Pujon menghasilkan susu sapi segar sebanyak 100 ton per hari?. Hal ini memang benar, sebagaimana yang disampaikan oleh Arip (36), warga pujon yang menjadi peternak sapi bersama ayah mertuanya, ia memelihara 4 sapi perah

Saat ditemui di rumahnya, dusun Sebaluh Kelurahan Pandesari, Pujon, Arip menuturkan banyak hal terkait bisnis susu sapi segar. “Semua susu di kecamatan Pujon dikirm ke Nestle”, Ungkapnya. Ia menambahkan kalau usaha ini memang produktif, dalam sehari seekor sapi bisa menghasilkan susu hingga 25 liter, sapi perah tersebut diperah pada waktu pagi dan sore.

Harga sapi per liter yang dijual para peternak kepada koperasi mencapai Rp 4000 atau Rp 5000 jika harga susu sedang tinggi, namun harga normalnya adalah Rp 3.500 per liter. “Itu kalau susunya kualitas bagus, kalau tidak bagus, tidak diterama koperasi”, Arip menerangkan sambil terus bercerita bagaimana susu dinilai kualitasnya dengan alat penguji tertentu.

Usaha susu segar di Indonesia saat ini masih dinilai belum mencapai target produksi, produksi susu di Indonesia secara umum mencapai 1.300 – 1.400 ton per hari, masih jauh dari target atau total kebutuhan susu per hari yaitu 5.200 – 5.600 ton per hari. Informasi ini sebagaimana dipublikasikan di situs industri.kontan.co.id. Sehubungan dengan kondisi tersebut, apa yang dinyatakan oleh Arip cocok dengan kondisi industry susu sapi di Indonesia, “Bisnis Susu sapi bagus mas”.

Kunjungan ke rumah Arip sebenarnya bukan atas tujuan membicarakan informasi terkait industri peternakan sapi, namun keramahan bapak 1 anak ini menjadikan berbagai informasi menguak. Di Pujon, bukan hanya masyarakat lokal yang serius dengan Susu sapi, banyak investor besar yang menitipkan sapi kepada beberapa peternak disana, mereka yang punya modal kecil juga bisa melakukan investasi. “Kalo mas punya uang 3 juta, mas sudah bisa dapat seekor sapi umur 5 atau 6 bulan, kurang dari dua tahun sapi itu sudah mulai berproduksi, jika butuh uang cepat sebelum dua tahun itu, sapi bisa dijual dengan harga tinggi.

Keramahan keluarga tersebut terasa hangat, “Duduk-duduk aja dulu mas, nanti dibuatkan kopi, di luar juga masih hujan”, tawar Istri Arip. Saya pun menerimanya dengan senang hati. Arip meneruskan cerita persoalan sapi, ia menuturkan bahwa susu dengan kualitas yang baik dipengaruhi oleh kondisi makanan, dan perawatan, harus rutin disuntik agar tidak mudah diserang penyakit. Makanan sapi umumnya adalah rumput gajah dan tebon (kulit jagung).

Di akhir pembicaraan, Istri Arip menyajikan sepiring tela rebus. “Ini dari koperasi, tadi ada acara ulang tahun koperasi disana (di kantor koperasi)”. 

0 komentar:

Post a Comment

Jangan lupa meninggalkan komentar ya.... (Tolong jgn berkomentar sebagai Anonymous)

 

Alternative Road Copyright © 2012 -- Template was edited by Cheng Prudjung -- Powered by Blogger