Sunday, January 22, 2012

Ternyata HP Android Belum Kubutuhkan !!!

Setelah lebih dari seminggu menggunakan HP Android (Sony Ericson Xperia X10 Mini Pro), dorongan untuk menyerahkannya ke tangan lain timbul. HP Android berhasil menyenangkanku di awal, namun setelah puncak rasa senang karena memiliki HP keren, Android lagiii, kebingunganku mulai datang bak penyakit musiman. Ahhh saya tidak membutuhkan Android.

Oia, kebingunganku ini bukan karena bingung menggunakan HP Android, walaupun awalnya sih bingung juga secara teknis bagaimana menggunakan dan memaksimalkannya. Kebingunganku tidak seperti cerita temanku bahwa temannya yang punya HP Android bingung bagaimana cara memanfaatkan Android untuk urusan komunikasinya, walhasil: HP Android itu tak ada bedanya dengan hape pada umumnya yang digunakan untuk menelfon dan texting (SMS) atau menggunakan opera mini/mobile untuk berselancar di dunia maya, menginstal aplikasi facebook for mobile untuk facebook-an, dan segalanya.

Kebingunganku bukan karena kebingungan dengan sistem kodifikasi program linux, saya rasa saya bisa mempelajarinya, toh ada teman-teman mahasiswa informatika di sekitarku siap membantu. Bukan pula kebingungan aplikasi apa yang menarik diinstal dari jutaan aplikasi yang tersedia di market android (malas shopping).

Kebingunganku ini tentang rasa ingin memiliki dan pemenuhan kebutuhan. Walaupun telah menginstal berbagai macam aplikasi, mulai dari urusan personalisasi tampilan, catatan pribadi, hiburan (utamanya streaming radio internasional), hobi (utamanya aplikasi blogger di Android), dan berbagai aplikasi pendukung lainnya: GPS, Game, Translator, Ebookdroid, dll. Saya kerap merasa bahwa apakah saya membutuhkan aplikasi tersebut ataukah hanya sekedar menikmati saja. Jika pun saya memang membutuhkan dan memanfaatkan aplikasi tersebut, apakah karena sebenarnya saya butuh ataukah karena aplikasi tersebut terlanjur terinstal di HP dan rajin memanfaatkannya???.

Pilihan yang terakhir itulah yang membuatku kebingungan, parahnya ketika mendewakan sebuah aplikasi yang tidak dibutuhkan tapi sebenarnya kerapkali dimanfaatkan. Jika panjang lebar kujelaskan persoalan piliha kedua itu, kemungkinan pembaca akan capek dan kebingungan sendiri, karena disana ada dua sisi yang akan ditelisik dengan dalam untuk dapat menakar kemurnian nilainya. Apakah tanganku yang memegang HP Android ini, ataukah HP Android ini yang sebenarnya memegang tanganku?.

Hmmmm, sepertinya untuk sementara ini saya hanya membutuhkan hape biasa saja, yaaa mungkin spesifikasi utamanya adalah: terintegrasi program JAVA, jaringan 3G, Dual Simcard. Oia jelas hapenya bisa digunakan untuk nelpon dan SMS-an. Hehehehe

#Siap-siap jual hape :D

1 komentar:

La Kafy said...

jadi kesimpulanmu baguskah pake android??? atau blackberry ? (maaf tidak sesuai). tapi karena saudara sudah duluan punya android...
sebagai pertimbangan mengganti hapeku yang sudah tak layak pakai.

Post a Comment

Jangan lupa meninggalkan komentar ya.... (Tolong jgn berkomentar sebagai Anonymous)

 

Alternative Road Copyright © 2012 -- Template was edited by Cheng Prudjung -- Powered by Blogger